Sebentuk Puisi Hari Ayah
Air Mata Bisu Ayahku
Karya : Masuzi
Fajar menyingsing
Kau panggul cangkul seraya merapihkan
caping
Seseruput demi seseruputan kopi legam
penghangat badan
kau hajar tuk bekal ke sawah ladang
Cericit pipit menari di atas pepadian
menemani ayunan kakimu menyibak petak
persawahan
Embun
yang membasahi setiap helai daun
menyapa
betis kokohmu menuju ladang tempatmu berjuang
Fajar
yang merekah itu
Membuatmu
mempercepat langkah menuju sawah
Bekerja
mencangkul tanah menyiangi rerumputan basah
Ayah….
Kau sosok segalanya bagiku
Laparmu adalah kenyangku
Sakitmu adalah senangku saat kau pangul
di pundakmu
Ayah….
Suatu malam itu kumendengar rintihanmu
Di sudut kamar tempat kau sujud
Kudatangi dirimu
Ternyata aku salah
Aku kira kau meneteskan air mata
Ternyata kau sungguh pemilik air mata
bisu itu
Atas problematika hidupmu
Ayah….
Air matamu, Bisu…………
Meja ubin
Fakultas ISIP, 12 November 2017, 23:39
Penulis : Muhammad Fauzi Ramadhani, Mahasiswa
Fakultas Biologi
Unsoed angkatan 2016, NIM B1A016065,
No. HP/WA/Line :081646121801 (lama & tidak aktif)
081575747263 (baru & aktif)
081575747263 (baru & aktif)
~J~Selamat
Hari Ayah~J~
Komentar
Posting Komentar