Edisi Rantau Part II
Asa Cinta yang Tertinggal di Desa Fa, sebentar lagi kau harus angkat kaki dari kampung halamanmu, ya, angkat kaki dari kampung halaman. Bukan karena kau diusir oleh warga, bukan pula karena kau jadi buron polisi yang selalu dikejar-kejar. Fa, kau harus angkat kaki dari kampungmu ini, karena kemauanmu sendiri, ya, kemauanmu sendiri untuk mengubah nasib. Kemauan sendiri untuk memerangi kebodohan. Ya, kau angkat kaki demi mengejar cita-citamu “ thalabul ilmi .” Fa, sungguh kau nanti akan hidup di perantauan, jauh dari keluarga, jauh dari teman, dan jauh dari orang-orang yang selama ini menyayangimu dengan tulus. Tapi jangan khawatir Fa, kau pasti ingat ungkapan seorang bijak, bahwa saat kau hijrah meninggalkan kampung halamanmu, meninggalkan keluarga, teman-teman, dan kenalan-kenalanmu, maka jangan bersedih, sebab di tempat baru itu kamu akan mendapat teman baru, keluarga baru, dan sahabat-sahabat baru. Jadi, Fa, tetaplah jaga nyala api di hatimu. Meskipun nyalanya kecil, biarlah, a...