Puisi Karyaku
Secarik puisi yang kubuat untuk mengikuti lomba puisi dan alhamdulillah-nya masuk sebagai kontributor buku antologi puisi pada lomba tersebut. Akhirnya......hehehe
Kau Cinta Perdana dan Satu-Satunya
Oleh : Masuzi Ramadhani
Oleh : Masuzi Ramadhani
Tatkala rembulan
menampakkan sinar
aku terdiam,
merenung, dan menanyakan:
“Mungkinkah
malam ini kekasihku datang?”
Lama....
Lama sekali
kumenanti jawaban
hingga fajar
merekah menenggelamkan rembulan
dalam sinarnya
yang terang
Saat itu, berganti dengan mentari yang gagah
menyeruakkan sinar
aku terpaku, merenung, dan menanyakan:
“Mungkinkah di pagi yang lebih cerah ini kekasihku
akan datang?”
Lama....
Lama sekali kudapatkan jawaban atas pertanyaan yang
terlontar
hingga senja datang menelan mentari dalam gelapnya
yang menyeramkan
Oh, wahai kekasih....
Aku hampir putus asa
Kapankah momentum itu
akan tercipta?
Momen dimana kita
berdua menyatu dalam
khidmatnya cinta kasih
alam semesta
Momen pertemuan dimana
kita khusyuk dalam
menyelami kedalaman
anugerah cinta.
Oh, kekasih!!!
Kapankah momentum itu
akan tercipta?
Kekasih....
ternyata di ujung dunia bagian sana
kau mendengar, melihat, dan memperhatikan kepiluan
hatiku
kau tiba-tiba datang di waktu yang tak pernah
terpikirkan
Menyapaku, mengisi relung sukmaku, menemani di
setiap waktu,
dan kau membangkitkan gairahku untuk mencintaimu
Kekasih....
Kaulah Cinta Perdana dan Satu-satunya untukku.
Teruntuk kau, SEE HOW MUCH I LOVE YOU!!!
Komentar
Posting Komentar